Science

Facebook digugat di Kenya atas kondisi kerja untuk moderator

KAMPALA, Uganda –

Seorang pria yang mengatakan dia “hancur” setelah bekerja sebagai moderator konten untuk Facebook telah mengajukan gugatan yang menuduh perusahaan perdagangan manusia Afrika untuk bekerja di fasilitas yang eksploitatif dan tidak aman di Kenya.

Kasus terhadap Meta Platforms, perusahaan Menlo Park, California yang memiliki Facebook, dan Sama, subkontraktor San Francisco, diajukan Selasa ke pengadilan di ibukota Kenya, Nairobi.

Petisi Daniel Motaung “menyerukan pengadilan Kenya untuk memerintahkan Facebook dan perusahaan outsourcing untuk mengakhiri eksploitasi di pusat moderasi Nairobi, di mana moderator konten bekerja dalam kondisi berbahaya,” kata sebuah pernyataan oleh Foxglove, sebuah organisasi nirlaba hukum yang berbasis di London yang mendukung moderator konten Facebook. .

Video pertama yang ditonton Motaung sebagai moderator Facebook adalah video seseorang yang dipenggal, katanya kepada wartawan melalui telepon Selasa. Dia tetap bekerja selama kira-kira enam bulan, setelah pindah dari Afrika Selatan ke Nairobi pada 2019 untuk pekerjaan itu. Motaung mengatakan dia diberhentikan setelah mencoba mempelopori upaya untuk berserikat di fasilitas tersebut.

Motaung mengatakan pekerjaannya membuat trauma dan dia sekarang takut mati.

“Saya punya potensi,” kata Motaung. “Ketika saya pergi ke Kenya, saya pergi ke Kenya karena saya ingin mengubah hidup saya. Saya ingin mengubah kehidupan keluarga saya. Saya keluar sebagai orang yang berbeda, seseorang yang telah dihancurkan.”

Motaung mengatakan dalam pengajuannya bahwa begitu dia tiba di Kenya untuk pekerjaan itu, dia diberitahu untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan dan gajinya kurang dari yang dijanjikan, dengan satu gaji bulanan sebesar 40.000 shilling Kenya, atau kira-kira US$350 dolar AS.

Gugatan tersebut mencatat bahwa Sama menargetkan orang-orang dari keluarga miskin di Kenya, Afrika Selatan, Ethiopia, Somalia, Uganda, dan negara-negara lain di kawasan itu dengan “iklan pekerjaan yang menyesatkan” yang gagal mengungkapkan bahwa mereka akan bekerja sebagai moderator konten Facebook atau melihat konten yang mengganggu. yang mengekspos mereka ke kesengsaraan kesehatan mental.

Pelamar direkrut “melalui penipuan,” kata Mercy Mutemi, yang mengajukan petisi di pengadilan Selasa pagi. “Kami menemukan banyak orang Afrika dipaksa masuk ke dalam situasi kerja paksa dan perdagangan manusia. Ketika Anda meninggalkan negara Anda untuk pekerjaan yang tidak Anda lamar, itu sama saja dengan perdagangan manusia.”

Moderator konten tidak diberikan cakupan medis yang cukup untuk mencari perawatan kesehatan mental, demikian tuduhan pengarsipan.

Gugatan itu juga meminta agar Facebook dan Sama menghormati hak moderator untuk berserikat.

Kantor Meta di Nairobi mengatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab secara serius kepada orang-orang yang meninjau konten untuk perusahaan dan mengharuskan “mitranya untuk memberikan gaji, tunjangan, dan dukungan terkemuka di industri,” menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara perusahaan.

“Kami juga mendorong pengulas konten untuk mengangkat masalah ketika mereka mengetahuinya dan secara teratur melakukan audit independen untuk memastikan mitra kami memenuhi standar tinggi yang kami harapkan dari mereka,” kata pernyataan itu.

Pada tahun 2020, Facebook setuju untuk membayar US$52 juta kepada moderator konten AS yang mengajukan gugatan class action setelah mereka berulang kali terkena pemenggalan kepala, pelecehan anak dan seksual, kekejaman terhadap hewan, terorisme, dan konten mengganggu lainnya.

Sama, yang menggambarkan dirinya sebagai perusahaan AI yang beretika, tidak segera memberikan komentar.

Lokasi Sama di Nairobi adalah fasilitas moderasi konten terbesar di Afrika, dengan sekitar 240 karyawan mengerjakan upaya tersebut, menurut pengarsipan.

“Kami bukan binatang,” kata Motaung dalam pernyataannya. “Kami adalah manusia — dan kami pantas diperlakukan seperti itu.”


Seitz melaporkan dari Washington.

Toto HK hari ini dan di awalnya yang udah kita catat terhadap tabel knowledge sgp prize paling lengkap ini tentu miliki banyak faedah bagi pemain. Dimana melalui data sgp harian ini pemain mampu menyaksikan ulang seluruh hasil pengeluaran sgp tercepat dan paling baru hari ini. Bahkan togelmania dapat melihat ulang semua no pengeluaran togel singapore yang telah pernah berjalan sebelumnya. Data sgp paling lengkap sajian kami ini pasti senantiasa mencatat seluruh no pengeluaran singapore yang sah bagi pemain.

Dengan menggunakan informasi information pengeluaran sgp prize paling lengkap ini, Tentu para pemain beroleh kemudahan melacak sebuah nomer hoki. Pasalnya pengeluaran sgp hari ini terhadap tabel information Toto HK paling lengkap ini kerap digunakan pemain untuk memenangkan togel singapore hari ini. Namun senantiasa saja para togelers kudu lebih waspada di dalam mencari informasi data togel singapore pools ini. Pasalnya tidak semua situs pengeluaran sgp paling baru menyajikan knowledge singapore yang sebenarnya. Kesalahan informasi togel singapore ini pasti sanggup membuat prediksi sgp jitu menjadi tidak akurat bagi para pemain.

data keluaran sgp terlengkap 2022 sesungguhnya punya peranan penting sehingga tetap dicari oleh para pemain togel singapore. Dimana para master prediksi togel jitu samasekali juga selamanya membutuhkan knowledge sgp prize 2022 paling lengkap. Pasalnya untuk mengakibatkan sebuah angka main togel singapore yang jitu, Dibutuhkan sumber informasi hasil keluaran sgp sah hari ini. Itulah mengapa seluruh web site keluaran sgp tercepat maupun bandar togel singapore online kudu jalankan pengkinian nomer singapore berdasarkan singaporepools. Seperti yang kami ketahui, Satu-satunya pihak yang mengendalikan togel sgp di dunia adalah web site resmi singapore pools itu sendiri.