Kelompok: 6 tewas dalam serangan roket di kota utara di Suriah
Uncategorized

Kelompok: 6 tewas dalam serangan roket di kota utara di Suriah

BEIRUT – Sebuah serangan roket di kota Suriah utara yang dikendalikan oleh pejuang oposisi yang didukung Turki menewaskan enam warga sipil dan melukai lebih dari selusin orang pada hari Kamis, tim penyelamat Suriah dan pemantau perang mengatakan. Keduanya menyalahkan pasukan Kurdi Suriah yang didukung AS atas serangan itu.

Kota Afrin telah berada di bawah kendali Turki dan pejuang oposisi Suriah sekutunya sejak 2018, menyusul operasi militer yang didukung Turki yang mendorong pejuang Kurdi Suriah dan ribuan penduduk Kurdi dari daerah tersebut.

Sejak itu, Afrin dan desa-desa sekitarnya telah menjadi lokasi serangan terhadap target yang didukung Turki dan Turki. Ankara menganggap pejuang Kurdi yang menguasai petak wilayah Suriah di sepanjang perbatasan Turki sebagai teroris, bersekutu dengan pemberontak Kurdi di Turki.

Turki telah melakukan tiga serangan militer ke Suriah, sebagian besar untuk mengusir milisi Kurdi Suriah dari perbatasannya.

White Helmets, sebuah kelompok pertahanan sipil Suriah yang beroperasi di daerah-daerah yang dikuasai oposisi, mengatakan roket-roket itu juga menyebabkan kebakaran di daerah pemukiman Afrin yang dipadamkan para sukarelawannya. Dalam video White Helmet, penyelamat terlihat menarik tubuh yang terbakar dan tak bernyawa dari gedung yang rusak sementara yang lain memadamkan api yang mengamuk yang juga menyebabkan beberapa kendaraan hangus.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, sebuah kelompok pemantau perang, juga menyebutkan jumlah korban tewas enam, mengatakan dua anak termasuk di antara yang tewas dan 30 orang terluka.

Pejuang Kurdi Suriah bersekutu dengan koalisi pimpinan AS dalam perang melawan militan ISIS yang merebut sepertiga wilayah Irak dan Suriah pada 2014. ISIS dikalahkan dan pasukan Kurdi sejak itu menciptakan pemerintahan otonom di timur laut Suriah, di mana pasukan kecil AS masih berbasis.

Juga pada hari Kamis, pasukan pimpinan Kurdi melaporkan upaya melarikan diri dari sebuah penjara di timur laut Suriah yang menampung militan ISIS. Menurut laporan itu, para militan pertama kali mulai membuat kerusuhan di dalam Penjara Gerwan di kota Hassakeh tetapi pasukan Kurdi menaklukkan kerusuhan tersebut.

Ini diikuti oleh bom mobil, yang diledakkan di fasilitas penyimpanan dan distribusi produk minyak bumi di dekat penjara. Setelah itu, bentrokan pun terjadi dengan aparat keamanan di kawasan tersebut.

Tidak segera jelas apakah ada tahanan yang berhasil melarikan diri karena situasi terus berkembang hingga larut malam. Observatory mengatakan koalisi pimpinan AS memberikan perlindungan udara untuk pasukan pimpinan Kurdi, yang dikenal sebagai Pasukan Demokrat Suriah.


Posted By : pengeluaran hk