Polisi menahan wanita Palestina yang dituduh menikam pemukim
World

Polisi menahan wanita Palestina yang dituduh menikam pemukim

RAMALLAH, BANK BANK — Seorang wanita Palestina ditahan setelah dia menikam dan melukai ringan seorang pemukim Yahudi di Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu, kata polisi, setelah dua hari kekerasan di seluruh wilayah itu.

Dalam sebuah pernyataan, polisi perbatasan Israel mengatakan petugas menangkap seorang wanita Palestina berusia 65 tahun setelah dia menikam dan bergulat dengan pemukim berusia 38 tahun di pusat kota Hebron yang sangat diperebutkan.

Petugas berhasil menahan wanita itu tanpa melepaskan tembakan dan membawanya pergi untuk diinterogasi, kata polisi.

Belum ada komentar langsung dari Palestina mengenai insiden tersebut.

Insiden itu terjadi di sebuah pos pemeriksaan dekat situs pemakaman patriark agama Abraham, yang dikenal orang Yahudi sebagai Makam Para Leluhur dan Muslim sebagai Masjid Ibrahimi.

Hebron adalah kota terbesar di Tepi Barat dan sering menjadi titik nyala antara pemukim dan warga Palestina.

Kota ini adalah rumah bagi lebih dari 200.000 warga Palestina serta beberapa ratus pemukim ultranasionalis dan Yahudi radikal yang tinggal di daerah pusat kota di daerah kantong yang dijaga ketat dan dilindungi oleh militer.

Penusukan pada hari Sabtu terjadi di tengah akhir pekan kekerasan Israel-Palestina di Tepi Barat.

Pada Kamis malam, pemukim Yahudi Yehuda Dimentman ditembak mati oleh orang-orang bersenjata Palestina di dekat sebuah pos pemukiman yang ditinggalkan, memicu serangkaian serangan pembalasan pemukim pada hari Jumat yang menyebabkan dua warga Palestina terluka sedang.

Penembakan Kamis terjadi di dekat Homesh, bekas pemukiman yang dievakuasi sebagai bagian dari penarikan Israel dari Jalur Gaza pada 2005.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemukim telah membangun kembali pos terdepan yang tidak sah di lokasi tersebut, salah satu dari lusinan pos terdepan di Tepi Barat yang dianggap ilegal tetapi sering ditoleransi oleh pemerintah Israel.

Para pemimpin Israel telah bersumpah untuk menemukan penyerang yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu dan telah mengerahkan sejumlah besar pasukan di Tepi Barat utara.

Menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa, pasukan Israel telah menutup jalan antara kota Nablus dan Jenin di Tepi Barat utara pada Sabtu pagi dan melakukan pencarian di desa-desa terdekat.

Beberapa bulan terakhir telah terlihat peningkatan serangan penusukan terhadap warga Israel. Awal bulan ini, seorang Yahudi ultra-Ortodoks terluka parah setelah ditikam oleh seorang penyerang Palestina di luar tembok Kota Tua Yerusalem.

Penyerang ditembak mati oleh polisi Israel. Pekan lalu, seorang gadis Palestina berusia 14 tahun menikam dan melukai seorang wanita Yahudi di lingkungan yang tegang di Yerusalem timur.

Kekerasan pemukim terhadap warga Palestina juga meningkat pada musim gugur ini. Bulan lalu, pemukim Yahudi menyerang sekelompok petani Palestina dengan tongkat dan semprotan merica di lahan pertanian sekitar Homesh, melukai empat orang.

Israel merebut Yerusalem timur dan Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967. Wilayah tersebut adalah rumah bagi lebih dari 700.000 pemukim Yahudi, meskipun Palestina mencari kedua wilayah tersebut sebagai bagian dari negara merdeka masa depan mereka.

Mayoritas masyarakat internasional menganggap pemukiman ilegal dan hambatan utama bagi perdamaian.


Posted By : pengeluaran hk